Klinik Santa Elisabeth Biak merupakan salah satu fasilitas kesehatan penting di Biak, Papua. Yang memiliki kaitan erat dengan sejarah pelayanan Misi Katolik. Klinik Santa Elisabeth berdiri pelopornya Pater J. Camps, OFM, karena beliau amat iba melihat pelayanan kesehatan yang ada di pemerintah yang terbatas, terutama penduduk pribumi khusus suku Ekari yang dulu berada di belakang Patina (telah tergusur). Pada tanggal 24 April 1989 Pater J. Camp, OFM membuat surat permohonan kepada Pemerintahan tentang Balai Pengobatan. Dan disetujui oleh Departemen Kesehatan RI Wilayah Propinsi Irian Jaya Kantor Kabupaten Biak Numfor pada tanggal 10 Juni 1989. Lalu dibuatlah balai pengobatan kecil yang dulunya di kompleks Gereja Santa Maria, kemudian dipindahkan ke Kompleks Yasokabi (jalan selat Madura) dengan bangunan sangat sederhana di bawah pimpinan dr. Agnes Damanik hingga dr Elis BA. Nainggolan hingga bulan Desember tahun 1991. Pendanaan masih di suplai dari Pater J. Camp, OFM. Klinik Santa Elisabeth merupakan Klinik Swasta yang terletak di Jalan Pramuka Nomor 1 Kecamatan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Pada tanggal 09 Oktober 1989 Balai Pengobatan Santa Elisabeth diterima anggota Perdhaki. Pada tanggal 01 Januari 1994 Balai Pengobatan Santa Elisabeth sebagai Unit Kerja Yayasan Dian Harapan Waena-Abepura. Pada tanggal 6 Maret 1995 bapa uskup H. F. M. Munninghoff, OFM membuat surat permohonan kepada pemimpin Umum Kongregasi Sr. M. Theodora A. Muhidayati, AK untuk mengelola Balai Pengobatan Santa Elisabeth. Pemimpin umum menanggapi dan mengutus suster pertama kali yang diutus adalah Sr. M. Dominika, AK. Pada tanggal 05 Mei 1989 sampai dengan Maret 2012 Kongregasi AK mengelola Klinik Santa Elisabeth Biak Kota.
Keuskupan Timika resmi didirikan pada tanggal 19 Desember 2003 oleh Paus Yohanes Paulus II, memisahkan diri dari keuskupan Jayapura sebagai bagian dari Vikariat Episkopo barat. Keuskupan Timika mencakup seluruh wilayah Propinsi Papua Tengah serta sebagian wilayah Propinsi Papua yaitu Kabupaten Yapen, Kabupaten Waropen, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori dan sebagian Kabupaten Mamberamo Raya.
Pada tanggal 01 Maret 2009 mendapat SK dari Keuskupan Timika tentang Pengelolaan Balai Pengobatan Santa Elisabeth Paroki St. Maria Biak Keuskupan Timika. Keuskupan Timika memohon Pemimpin Umum Kongregasi TMM untuk membantu mengelola Klinik Santa Elisabeth Biak Kota. Pemimpin Umum Kongregasi mengutus Sr. Stefani Jaftoran, TMM untuk membantu mengelola Klinik Santa Elisabeth. Kongregasi TMM berkarya di Biak sampai dengan tahun 2015. Kemudian Keuskupan Timika meminta kongregasi FCh untuk membantu mengelola Klinik Santa Elisabeth. Oleh karena itu Klinik Santa Elisabet berusaha untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan turut aktif dalam melaksanakan fungsi sosial sehingga tercapaianya tujuan pembagunan kesehatan di Kabupaten Biak Numfor. Pada tanggal 03 September 2018 Balai Pengobatan Santa Elisabeth menjadi Klinik Santa Elisabeth yang terletak di jalan Pramuka Nomor 1 Kecamatan Biak Kota Kabupaten Biak Numfor. Klinik Santa Elisabeth Biak beroperasi sebagai klinik pratama yang melayani rawat jalan.
Menjadikan Klinik sebagai Tempat Pelayanan Kesehatan Yang Profesional, bermutu tinggi dan membantu masyrakat mengatasi masalah Kesehatan secara profesional.
Memberikan pelayanan medis dengan kasih kepada masyarakat
Meningkatkan kesadaran Masyarakat akan kesehatan
melayani dengan kasih
